Dalam dunia IT, ada satu hal yang lebih cepat dari kecepatan internet kita: hilangnya data perusahaan dalam waktu 9 detik. Bayangkan, secepat itu data penting bisa lenyap tak bersisa, seperti mantan yang pergi tanpa kabar. Konon, insiden ini terjadi saat sistem melakukan pembaruan yang katanya “aman”. Mau berdoa? Silakan, tapi jangan harap itu bisa mengembalikan data yang hilang.
Pengalaman ini seharusnya menjadi pengingat buat kita semua: backup data itu penting, tapi kalau backup-nya juga tidak pernah di-check, ya sama saja dengan mengandalkan harapan dalam pernikahan. Banyak perusahaan yang percaya bahwa mereka sudah punya sistem yang canggih, padahal kenyataannya, backup-nya hanya ada di pikiran, bukan di server.
Sistem canggih? Lebih mirip “sistem canda”, karena setelah kejadian ini, semua orang di kantor hanya bisa tertawa pahit sambil memikirkan laporan yang harus dikumpulkan lagi. Jadi, ingatlah, ketika sistem bilang “semua aman”, curigai saja. Mungkin mereka hanya ingin kita lebih dekat dengan Tuhan, karena kita pasti butuh doa untuk mendapatkan kembali data yang hilang.
Akhir kata, bagi para admin IT, jangan tunggu 9 detik untuk melakukan backup. Lakukan sekarang, sebelum data Anda lenyap seperti harapan akan gaji yang lebih besar.